Membangun aplikasi web di era modern memerlukan pondasi yang kokoh. Framework modern memberikan fleksibilitas luar biasa bagi developer untuk menghadirkan fitur kompleks secara cepat tanpa mengabaikan aspek keamanan dan keandalan sistem.
Tahapan Implementasi & Walkthrough Kode
Berikut adalah langkah demi langkah teknis yang dapat Anda ikuti langsung pada codebase Anda:
Tahap 1: Penulisan Kode & Konfigurasi
import { useEffect, useState } from "react";
import TodoItem from "./TodoItem";
const TodoList = () => {
const [todos, setTodos] = useState([]);
useEffect(() => {
// memanggil API untuk mengambil data todos
fetch("http://localhost:8000/todos")
.then((res) => {
return res.json();
})
.then((data) => {
// ketika Rest API sukses, simpan data dari response ke dalam state lokal
setTodos(data);
})
.catch((err) => {
if (err.name === "AbortError") {
console.log("fetch aborted.");
}
});
}, []);
return (
<ul id="todo-list">
{todos.map((todo) => (
<TodoItem todo={todo} key={todo.id} />
))}
</ul>
);
};
export default TodoList;
Tahap 2: Penulisan Kode & Konfigurasi
const [todos, setTodos] = useState([]);
Tahap 3: Penulisan Kode & Konfigurasi
useEffect(() => {
// memanggil API untuk mengambil data todos
fetch("http://localhost:8000/todos")
.then((res) => {
return res.json();
})
.then((data) => {
// ketika Rest API sukses, simpan data dari response ke dalam state lokal
setTodos(data);
})
.catch((err) => {
if (err.name === "AbortError") {
console.log("fetch aborted.");
}
});
}, []);
Tahap 4: Penulisan Kode & Konfigurasi
return (
<ul id="todo-list">
{todos.map((todo) => (
<TodoItem todo={todo} key={todo.id} />
))}
</ul>
);
Tahap 5: Penulisan Kode & Konfigurasi
const TodoItem = ({ todo }) => {
return (
<li className={`${todo.done ? "checked" : ""}`}>
{todo.title} <span className="close">x</span>
</li>
);
};
export default TodoItem;
Tahap 6: Penulisan Kode & Konfigurasi
npx json-server --watch data/db.json --port 8000
Tahap 7: Penulisan Kode & Konfigurasi
npm run start
Selalu gunakan pendekatan deklaratif, validasi input seawal mungkin di boundary layer, dan lakukan logging terstruktur untuk memudahkan observability ketika sistem dijalankan di lingkungan cloud produksi.
Kesimpulan
Dengan mengikuti langkah-langkah terstruktur di atas, implementasi modul Anda akan jauh lebih rapi, aman dari bug umum, serta siap diskalakan ke lingkungan produksi.
Nantikan artikel tutorial praktis lainnya seputar fullstack development, microservices, dan otomasi AI di Blog Engineering SiHubung. Selamat mencoba!