Panduan praktis dan terstruktur mengenai panduan crud dengan react: menampilkan data (part 4) berstandar enterprise. Pelajari konsep, implementasi kode modern, dan tips arsitektur enterprise siap produksi.
Selamat datang di seri tutorial engineering SiHubung! Pada artikel ini, kita akan membedah secara komprehensif implementasi Panduan Crud Dengan React: Menampilkan Data (Part 4) Berstandar Enterprise dengan standar kode bersih (clean code), performa tinggi, dan arsitektur siap produksi.

Membangun aplikasi web di era modern memerlukan pondasi yang kokoh. Framework modern memberikan fleksibilitas luar biasa bagi developer untuk menghadirkan fitur kompleks secara cepat tanpa mengabaikan aspek keamanan dan keandalan sistem.

Tahapan Implementasi & Walkthrough Kode

Berikut adalah langkah demi langkah teknis yang dapat Anda ikuti langsung pada codebase Anda:

Tahap 1: Penulisan Kode & Konfigurasi

import { useEffect, useState } from "react";
import TodoItem from "./TodoItem";

const TodoList = () => {
  const [todos, setTodos] = useState([]);

  useEffect(() => {
    // memanggil API untuk mengambil data todos
    fetch("http://localhost:8000/todos")
      .then((res) => {
        return res.json();
      })
      .then((data) => {
        // ketika Rest API sukses, simpan data dari response ke dalam state lokal
        setTodos(data);
      })
      .catch((err) => {
        if (err.name === "AbortError") {
          console.log("fetch aborted.");
        }
      });
  }, []);

  return (
    <ul id="todo-list">
      {todos.map((todo) => (
        <TodoItem todo={todo} key={todo.id} />
      ))}
    </ul>
  );
};

export default TodoList;

Tahap 2: Penulisan Kode & Konfigurasi

const [todos, setTodos] = useState([]);

Tahap 3: Penulisan Kode & Konfigurasi

useEffect(() => {
    // memanggil API untuk mengambil data todos
    fetch("http://localhost:8000/todos")
      .then((res) => {
        return res.json();
      })
      .then((data) => {
        // ketika Rest API sukses, simpan data dari response ke dalam state lokal
        setTodos(data);
      })
      .catch((err) => {
        if (err.name === "AbortError") {
          console.log("fetch aborted.");
        }
      });
}, []);

Tahap 4: Penulisan Kode & Konfigurasi

return (
    <ul id="todo-list">
      {todos.map((todo) => (
        <TodoItem todo={todo} key={todo.id} />
      ))}
    </ul>
);

Tahap 5: Penulisan Kode & Konfigurasi

const TodoItem = ({ todo }) => {
  return (
    <li className={`${todo.done ? "checked" : ""}`}> 
      {todo.title} <span className="close">x</span>
    </li>
  );
};

export default TodoItem;

Tahap 6: Penulisan Kode & Konfigurasi

npx json-server --watch data/db.json --port 8000

Tahap 7: Penulisan Kode & Konfigurasi

npm run start
💡 Tips Rekayasa Perangkat Lunak (SiHubung Engineering Best Practice)

Selalu gunakan pendekatan deklaratif, validasi input seawal mungkin di boundary layer, dan lakukan logging terstruktur untuk memudahkan observability ketika sistem dijalankan di lingkungan cloud produksi.

Kesimpulan

Dengan mengikuti langkah-langkah terstruktur di atas, implementasi modul Anda akan jauh lebih rapi, aman dari bug umum, serta siap diskalakan ke lingkungan produksi.

Nantikan artikel tutorial praktis lainnya seputar fullstack development, microservices, dan otomasi AI di Blog Engineering SiHubung. Selamat mencoba!